Maulana Ahsan Seorang pelajar Bahasa Jepang yang menyukai Anime dan Jejepangan, dan sekarang sedang mendalami dunia online marketing.

Pola Konjugasi Kata Kerja dalam Bahasa Jepang

6 min read

POLA KONJUGASI KATA KERJA DALAM BAHASA JEPANG LENGKAP
POLA KONJUGASI KATA KERJA DALAM BAHASA JEPANG LENGKAP
Pola Konjugasi Kata Kerja Dalam Bahasa Jepang

Mina-san Konnichiwa. Ahsan desu 🙂

Pernah gak sih kamu bingung tentang perubahan bentuk kata kerja dalam Bahasa Jepang?

Kalau aku dulu juga pernah bingung, kenapa dalam satu kata kerja bisa memiliki banyak bentuk dan memiliki makna yang berbeda beda.

Lalu bagaimana aku belajar dan menguasainya?

Kalau hal itu yang sedang kamu hadapi, maka kamu berada di tempat yang tepat. Karena aku akan share tentang Konjugasi Kata Kerja dalam Bahasa Jepang.

Nikmati saja pembahasan kali ini step by step, agar terserap semua pengetahuan nya, dan jangan lupa untuk dipraktekkan dan dilatih skill nya setelah membaca artikel ini.

Langsung saja kita bahas intinya, karena pembahasan kali ini akan sedikit panjang, semoga artikelnya asik dan tidak membosankan.

Apa Itu Konjugasi Kata Kerja?

Apa sih yang dimaksud konjugasi kata kerja?

Mungkin ada sebagian dari kamu yang masih belum tau dan mempertanyakan hal ini, baiklah aku akan jelaskan secara singkat tentang pengertian konjugasi kata kerja.

Aku mencari pengertian nya di kbbi ternyata memiliki arti lain, bukan makna yang ku inginkan. Jadi aku akan membuat pengertian sesuai yang aku ketahui saja.

Konjugasi Kata Kerja adalah perubahan bentuk sebuah kata kerja yang bertujuan untuk mengubah konteks dan maksud di sebuah kalimat.

Tidak hanya dalam Bahasa Jepang saja, dalam Bahasa Inggris dan Bahasa lain nya juga memiliki konjugasi kata kerja juga, setiap Bahasa memiliki pola perubahan masing masing.

Pengelompokan Kata Kerja dalam Bahasa Jepang

Sebelum kita masuk pada pola perubahan nya, mari kita bahas dulu tentang pengelompokan kata kerja.

Hal ini akan memudahkan kita untuk mengingat tentang setiap pola perubahan untuk setiap kata kerja.

Pengelompokan nya dibagi menjadi 3 golongan. Langsung saja kita masuk ke pengelompokan nya.

Kata Kerja Golongan 1

Yang Pertama adalah kata kerja golongan 1, biasa nya juga disebut dengan Godan Doushi (五段動詞).

Kata kerja golongan 1 ini meliputi kata kerja yang memiliki 9 bunyi akhiran pada kata kerjanya, apa saja 9 bunyi tersebut?

Akhiran Kata Kerja Golongan 1
UTsuRuMuNuBuKuGuSu

Contoh Kata Kerja Golongan 1 ~ Godan Doushi (五段動詞)

  • 歌う Utau = Menyanyi
  • 勝つ Katsu = Menang
  • 分かる Wakaru = Mengerti
  • 飲む Nomu = Minum
  • 死ぬ Shinu = Mati
  • 呼ぶ Yobu = Memanggil
  • 書く Kaku = Menulis
  • 泳ぐ Oyogu = Berenang
  • 話す Hanasu = Berbicara

Aku berikan contoh satu kata kerja saja untuk setiap akhiran agar gak kepanjangan, intinya adalah kata kerja yang memiliki akhiran 9 bunyi diatas.

Kata Kerja Golongan 2

Selanjutnya adalah kata kerja golongan kedua, yang cenderung lebih mudah dari golongan 1.

Kata kerja golongan 2 juga biasa disebut dengan Ichidan Doushi (一段動詞). Kenapa aku sebut ini lebih mudah?

Karena hanya memiliki 2 akhiran saja yaitu Eru dan Iru.

Akhiran Kata Kerja Golongan 2
EruIru

Contoh Kata Kerja Golongan 2 Ichidan Doushi (一段動詞)

  • あげる Ageru = Memberi
  • 食べる Taberu = Makan
  • 開ける Akeru = Membuka
  • 見る Miru = Melihat
  • 出来る Dekiru = Mampu / Bisa
  • 起きる Okiru = Bangun

Gimana? lebih mudah kan. Hehe

Tapi ada juga pengecualian, yaitu kata kerja yang ber akhiran eru atau iru namun masuk di kata kerja golongan 1, jadi nanti pola perubahan nya juga mengikuti pola perubahan golongan 1.

Ini adalah kata kerja yang berakhiran Iru atau Eru namun masuk ke kata kerja golongan 1.

  • 入る Hairu = Masuk
  • 喋る Shaberu = Berbicara
  • 走る Hashiru = Berlari
  • いる Iru = Membutuhkan
  • 帰る Kaeru = Pulang
  • 限る Kagiru = Terbatas
  • 切る Kiru = Memotong

Kata Kerja Golongan 3

Terakhir, ada kata kerja golongan 3 (Irregular) atau juga disebut Fukisoku Doushi (不規則動詞).

Golongan kata kerja ini khusus, hanya terdiri dari 2 kata kerja saja, yaitu Kuru dan Suru.

Kata Kerja Golongan 3 (Irregular)
SuruKuru
  • 来る Kuru = Datang
  • する Suru = Melakukan

Namun ada yang menarik disini, yaitu kata kerja ~Suru.

Suru adalah kata yang bisa mengubah sebuah kata benda menjadi kata kerja, misalnya saja Ai yang berarti cinta, jika ditambahkan dengan suru menjadi 愛する Aisuru yang berarti mencintai.

Atau contoh yang lain adalah 説明 Setsumei yang berarti penjelasan, jika ditambahkan dengan suru maka akan menjadi 説明する Setsumei suru yang berarti menjelaskan dan banyak kata kerja lainya yang terbentuk karena ~Suru.

Pola Perubahan Kata Kerja dalam Bahasa Jepang

Jika kita sudah tau tentang pengelompokan kata kerja, maka saatnya kita masuk ke pembahasan utamanya, yaitu pola perubahan kata kerja dalam Bahasa Jepang.

Mohon dibaca dengan santai dan difahami agar dapat dimengerti dan diterapkan.

Bentuk Kamus (辞書形)

Bentuk kata kerja yang pertama adalah bentuk dasar, atau bentuk kamus. Jika dalam Bahasa Jepang disebut dengan Jishoukei (辞書形).

Kata kerja ini adalah kata yang akan kamu temukan di kamus.

Misalnya kamu sedang menonton anime, dan menemukan kosa kata baru yaitu Shinda. Ketika itu kamu ingin tau maknanya.

Cari di kamus dong, kata Shinda, kamu tidak menemukan nya dalam kamus.

Karena yang kamu cari itu bukanlah kata dasar, kamu harus ubah dulu kata Shinda menjadi kata bentuk kamus yaitu Shinu. Ketika kamu mencari kata Shinu di kamus, kamu akan mudah untuk menemukan nya.

Kata bentuk kamus inilah yang ku jadikan bentuk dasar kata kerja, seperti kata kerja yang sudah ku tulis diatas, semua menggunakan kata bentuk kamus.

Sampai disini sudah mengerti kan? oke, lanjut.

Bentuk Masu

Bentuk kedua adalah bentuk ~masu.

Jika kamu pernah belajar Bahasa Jepang di lembaga kursus formal seperti LPK, aku yakin kamu sudah sangat sering diajarkan menggunakan kata bentuk masu ini.

Karena bentuk ~masu ini adalah bentuk sopan dan formal untuk mengucapkan sebuah kata kerja, berbeda dengan bentuk kamus yang casual dan non formal.

Lalu bagaimana cara mengubah kata kerja dari bentuk kamus ke bentuk masu? Begini polanya.

  • Untuk Kata Kerja Golongan 1

Cara mengubah kata kerja golongan 1 ini adalah mengubah akhiran U pada kata kerja menjadi Imasu.

Aku berikan contoh sesuai kata kerja yang ku sebutkan diatas ya.

Bentuk KamusBentuk Masu
歌う Utau歌います Utaimasu
勝つ Katsu勝ちます Kachimasu
分かる Wakaru分かります Wakarimasu
飲む Nomu飲みます Nomimasu
死ぬ Shinu死にます Shinimasu
呼ぶ Yobu呼びます Yobimasu
書く Kaku書きます Kakimasu
泳ぐ Oyogu泳ぎます Oyogimasu
話す Hanasu話します Hanashimasu

Catatan : Perhatikan pada kata kerja yang berakhiran Tsu karena pola perubahan nya agak berbeda dengan yang lain, yaitu Tsu nya diganti dengan Chimasu.

Jadi Katsu jadi Kachimasu (Menang), Matsu jadi Machimasu (Menunggu).

  • Untuk Kata Kerja Golongan 2

Pola perubahan untuk kata kerja golongan 2 lebih mudah, yaitu dengan mengubah Ru di akhir kata kerja menjadi Masu.

Contoh nya seperti berikut ini.

Bentuk KamusBentuk Masu
あげる Ageruあげます Agemasu
食べる Taberu食べます Tabemasu
開ける Akeru開けます Akemasu
見る Miru見ます Mimasu
出来る Dekiru出来ます Dekimasu
起きる Okiru起きます Okimasu

Aku rasa untuk kata kerja golongan 2 ini cukup mudah untuk difahami pola perubahan nya.

  • Untuk Kata Kerja Golongan 3

Karena hanya memiliki 2 kata kerja saja, ini malah lebih mudah untuk di ingat, berikut adalah tabel perubahan kata kerja nya.

Bentuk KamusBentuk Masu
来る Kuru来ます Kimasu
する Suruします Shimasu

Berlaku juga untuk kata kerja yang ber akhiran ~suru lainya.

Misalnya 愛する Aisuru menjadi 愛します Aishimasu dan 説明する Setsumei suru menjadi 説明します Setsumei shimasu.

Bentuk Te

Selanjutnya adalah bentuk ~te, mungkin kamu sering mendengar kata Matte, Mite, Yamete, dan banyak kata kerja bentuk ~te yang lain.

Kata kerja bentuk te memiliki banyak fungsi, salah satunya adalah untuk menyuruh / meminta seseorang.

Misalnya Matte adalah bentu te dari kata Matsu, biasanya digunakan untuk menyuruh orang menunggu, sedangkan untuk meminta secara halus bisa ditambahkan Kudasai di belakangnya, jadi Matte Kudasai.

Untuk tata bahasa ini akan kita bahas di lain waktu saja ya.

Oke, bagaimana cara mengubah kata kerja bentuk kamus ke bentuk te? Begini polanya.

  • Untuk Kata Kerja Golongan 1

Pola perubahan kata kerja golongan 1 ini dibagi lagi menjadi beberapa bagian, akan ku uraikan satu per satu.

Pertama untuk kata kerja yang memiliki akhiran u, tsu dan ru ubah akhiran nya menjadi ~tte.

Contohnya :

Bentuk KamusBentuk Te
歌う Utau歌って Utatte
勝つ Katsu勝って Katte
分かる Wakaru分かって Wakatte

Selanjutnya untuk kata kerja yang memiliki akhiran mu, nu dan bu ubah akhiran nya menjadi ~nde.

Contohnya :

Bentuk KamusBentuk Te
飲む Nomu飲んで Nonde
死ぬ Shinu死んで Shinde
呼ぶ Yobu呼んで Yonde

Untuk kata kerja yang memiliki akhiran ku ubah akhiran nya menjadi ~ite.

Bentuk KamusBentuk Te
書く Kaku書いて Kaite
開く Hiraku開いて Hiraite

Untuk kata kerja yang memiliki akhiran gu ubah akhiran nya menjadi ~ide.

Bentuk KamusBentuk Te
泳ぐ Oyogu泳いで Oyoide
脱ぐ Nugu脱いで Nuide

Untuk kata kerja yang memiliki akhiran su ubah akhiran nya menjadi ~shite.

Bentuk KamusBentuk Te
話す Hanasu話して Hanashite
探す Sagasu探して Sagashite

Gimana? Sudah menemukan polanya kan? 🙂

  • Kata Kerja Golongan 2

Pola yang selalu terulang, kata kerja golongan 2 selalu lebih mudah pola perubahan nya.

Cara mengubah bentuk kamus menjadi bentuk te adalah mengubah akhiran Ru menjadi Te.

Berikut ini adalah contohnya.

Bentuk KamusBentuk Te
あげる Ageruあげて Agete
食べる Taberu食べて Tabete
開ける Akeru開けて Akete
見る Miru見て Mite
出来る Dekiru出来て Dekite
起きる Okiru起きて Okite
  • Kata Kerja Golongan 3

Terakhir adalah golongan kata kerja yang paling simple, berisikan 2 kata kerja saja. Berikut daftar perubahan katanya.

Bentuk KamusBentuk Te
来る Kuru来て Kite
する Suruして Shite

Berlaku juga untuk semua kata kerja yang ber akhiran ~suru.

  1. 愛する Aisuru menjadi 愛して Aishite.
  2. 説明する Setsumei suru menjadi 説明して Setsumei shite.
  3. 勉強する Benkyou suru menjadi 勉強して Benkyou shite.

Bentuk Nai

Bentuk kata kerja yang terakhir yang akan kita bahas di artikel ini adalah bentuk ~nai.

Kata kerja bentuk baik ini digunakan untuk menyatakan Tidak atau bentuk kata kerja negatif. Misalnya Tatsu yang berarti Berdiri jika diubah ke bentuk nai menjadi Tatanai yang berarti Tidak Berdiri.

Lalu bagaimana cara mengubah kata kerja bentuk kamus menjadi bentuk Nai? berikut ini adalah pola perubahan nya.

  • Untuk Kata Kerja Golongan 1

Pola perubahan kata kerja golongan 1 ini tidak sesulit yang sebelumnya, kali ini bisa dibilang cukup mudah, yaitu ubah u di belakang kata kerja menjadi anai.

Berikut ini adalah table perubahan untuk kata kerja yang sudah ku gunakan diatas.

Bentuk KamusBentuk Nai
歌う Utau歌わない Utawanai
勝つ Katsu勝たない Katanai
分かる Wakaru分からない Wakaranai
飲む Nomu飲まない Nomanai
死ぬ Shinu死なない Shinanai
呼ぶ Yobu呼ばない Yobanai
書く Kaku書かない Kakanai
泳ぐ Oyogu泳がない Oyoganai
話す Hanasu話さない Hanasanai

Catatan : Perhatikan pada kata kerja yang berakhiran う u dan つ tsu karena pola perubahan nya agak berbeda dengan yang lain, yaitu U nya diganti dengan Wanai dan Tsu nya diganti dengan Tanai.

  • Untuk Kata Kerja Golongan 2

Seperti biasa kata kerja golongan kedua hanya perlu mengubah ru menjadi nai.

Bentuk KamusBentuk Nai
あげる Ageruあげない Agenai
食べる Taberu食べない Tabenai
開ける Akeru開けない Akenai
見る Miru見ない Minai
出来る Dekiru出来ない Dekinai
起きる Okiru起きない Okinai
  • Untuk Kata Kerja Golongan 3

Terakhir adalah golongan kata kerja yang paling simple, berisikan 2 kata kerja saja. Berikut daftar perubahan katanya.

Bentuk KamusBentuk Te
来る Kuru来ない Konai
する Suruしない Shinai

Berlaku juga untuk semua kata kerja yang ber akhiran ~suru.

  1. 愛する Aisuru menjadi 愛しない Aishinai.
  2. 説明する Setsumei suru menjadi 説明しない Setsumei shinai.
  3. 勉強する Benkyou suru menjadi 勉強しない Benkyou shinai.

Penutup

Mungkin jika dipelajari secara langsung sekaligus, agak terasa berat karena materi kali ini cukup Panjang dan kompleks.

Kamu bisa bookmark halaman ini di browser kamu, dan pelajari sedikit demi sedikit agar bisa makin mengerti dan melekat di otak.

Sebenarnya aku mau menyertakan bentuk ~ta juga di artikel ini, tapi ku rasa terlalu panjang. Jadi mungkin di kesempatan selanjutnya akan ku bahas tentang bentuk lain dari kata kerja.

Baca Juga Artikel Yang Mungkin Kamu Suka :
Kata Tunjuk dalam Bahasa Jepang
Terima Kasih dalam Bahasa Jepang
Meminta Maaf dalam Bahasa Jepang

Sekian dari ku tentang Konjugasi Kata Kerja dalam Bahasa Jepang.

Semoga bermanfaat dan membantu proses pembelajaran kamu, sampai jumpa di konten Bahasa Jepang Asik selanjutnya ya.

Aku bikin E-book tentang tips belajar bahasa Jepang agar lebih mudah.
Semua berdasarkan pengalamanku.

Klik tombol di bawah ini untuk ngedapetin E-booknya.

Dapatkan Ebooknya

Maulana Ahsan Seorang pelajar Bahasa Jepang yang menyukai Anime dan Jejepangan, dan sekarang sedang mendalami dunia online marketing.

6 Replies to “Pola Konjugasi Kata Kerja dalam Bahasa Jepang”

  1. Yang bentuk nai kata kerja golongan 1 kaku emang berubahnya jadi kakainai atau kakanai

Leave a Reply

Your email address will not be published.