Muhammad Maulana Ahsan Seorang pelajar Bahasa Jepang yang menyukai Anime dan Jejepangan, dan sekarang sedang mendalami dunia online marketing.

Pengalaman Ujian JLPT Level N4 & N3 (+Pengambilan Sertifikat)

8 min read

Pengalaman Ujian JLPT Level N4 & N3 (+Pengambilan Sertifikat)
Pengalaman Ujian JLPT Level N4 & N3 (+Pengambilan Sertifikat)
Pengalaman Ujian JLPT Level N4 & N3 (+Pengambilan Sertifikat)

Mina-san Konnichiwa, Ahsan desu.

Kemarin saya membaca cerita pengalaman JLPT dari senpai saya, hal itu membuat saya ingin menulis juga Pengalaman Saya Ujian JLPT Level N4 & N3 (+Pengambilan Sertifikat) di tahun 2019.

Saya akan bercerita sesuai apa yang saya alami, semoga saja tidak membosankan untuk dibaca, semoga saja pengalaman saya ini bisa membantu kamu yang mungkin belum pernah mengikuti ujian JLPT dan kedepan nya ingin mengikuti test juga.

Oke langsung saja ke ceritanya.

Apa itu JLPT?

JLPT atau Japanese Language Proficiency Test adalah test tulis yang diadakan oleh Japan Foundation untuk menguji kemampuan berbahasa Jepang yang ditujukan kepada penutur asing.

Dalam bahasa Jepang disebut dengan istilah 日本語能力試験 (Nihongo Nouryoku Shiken), JLPT telah menjadi standard kompetensi bahasa Jepang yang umum digunakan di seluruh Dunia.

Test JLPT dilakukan 2 kali dalam 1 tahun yaitu di bulan Juli dan Desember. Ujian JLPT pertama kali dilaksanakan pada tahun 1984.

Alasan Saya Mengikuti Ujian JLPT

Saya adalah pelajar bahasa jepang yang berangkat dari kesukaan, bukan karena memiliki tujuan seperti ingin kuliah di Jepang ataupun kerja di Jepang.

Karena hal tersebut, saya hanya belajar sesuai yang saya suka saja tanpa tau adanya sertifikasi kemampuan seperti JLPT, dan bahkan saya tidak tau sampai dimana level bahasa Jepang saya.

Namun ketika di pertengahan tahun 2018 saya mengenal salah satu teman saya yang baru saja pulang dari Jepang, dia dulu mengikuti kegiatan pemagangan ke Jepang selama 3 tahun.

Saya banyak sharing dengan dia soal Jepang, disanalah awalnya saya tau tentang ujian JLPT, dan akhirnya di 2019 saya memutuskan untuk mengikuti ujian nya.

Pertama Kali Ujian JLPT N4 di Surabaya

Karena kebetulan saya berdomisili di Surabaya jadi tidak ada keraguan untuk mengikuti ujian ini, tidak ada ketakutan soal ongkos transport atau tempat menginap.

Awalnya saya bimbang untuk memilih level ujian nya, sempat terpikir untuk mengambil N3 langsung, tapi saya gak pd untuk itu wkwk.

Jadilah saya memilih untuk ambil ujian level N4, lalu apa saja yang terjadi ketika persiapan ujian?

Persiapan Sebelum Test

Karena ketika mengambil tindakan ini, saya merasa percaya diri banget bakal bisa lulus di level N4 jadi saya tidak melakukan persiapan seperti belajar intensif atau apapun.

Mungkin persiapan belajarnya cuman menghafalkan kanji N5-N4 dan mengerjakan soal soal yang ada di internet saja.

Persiapan yang paling membuat saya gugup adalah persiapan “Kegiatan Ujian nya“.

Karena saya sudah lulus SMK di tahun 2015 dan belum melanjutkan kuliah, jadi saya hampir 4 tahun tidak mengerjakan soal soal di kertas semacam ujian JLPT ini.

Bahkan pensil dan penghapus saja sudah tidak punya wkwk.

Karena untuk kebutuhan ujian jadi saya beli semua keperluan ujian seperti pensil, penghapus, rautan pensil, dan alas untuk mengerjakan lembar jawaban.

Ketika H-1 ujian akan dilaksanakan, disini saya mulai merasa gugup sampai tidak bisa tidur di malam harinya, saya paksakan untuk tidur namun sulit, akhirnya baru bisa tidur sekitar jam 1-2 pagi.

Saya sudah pasang alarm dan terbangun jam 5 pagi untuk persiapan sholat subuh, mandi, siap siap dan saya berikan space waktu untuk kesasar. Karena saya selama 3 tahun di Surabaya belum pernah sekali pun ke Unesa Kampus Lidah Wetan.

Dan benar saja dugaan saya, meskipun sudah melihat maps secara rutin, masih saja saya kesasar di jalan bahkan sampai 3 kali wkwk. Untungnya saya sudah mempersiapkan waktunya cukup panjang sehingga sampai ke tempat ujian pun tidak telat.

Ketika Ujian Berlangsung dan Setelah Ujian

Sesampainya di Unesa Kampus Lidah Wetan, saya makin gugup dong karena saya datang sendirian, anak anak yang lain sedang berkumpul dengan komunitas dan teman masing masing, mau join kan juga gak enak, tiba tiba ada 1 orang asing dalam grup wkwk.

Oke langsung saja cek di papan pengumumang untuk melihat di ruangan mana saya akan melaksanakan ujian, sudah sempat saya foto papan pengumuman nya.

Daftar Nama JLPT N4 Surabaya Juli 2019 @SansInochi
Daftar Nama Peserta JLPT N4 Surabaya Juli 2019 @SansInochi

Langsung saja saya masuk ke dalam ruangan tempat saya ujian.

Ekspektasi saya sebelumnya, di ruang kelas bisa kenalan dan ngorbol sama peserta lain jadi bisa tukar pengalaman atau nambah relasi kan.

Ternyata berbeda 180 derajat dari ekspektasi saya.

Semuanya sibuk dengan buku dan gadget masing masing untuk belajar, sedangkan saya tidak memiliki bahan pelajaran apapun, jadi saya waktu itu malah nonton youtube nya Raditya Dika sampai waktu ujian datang.

Ini adalah kartu ujian saya ketika itu.

Kartu Peserta JLPT N4 Surabaya Juli 2019 @SansInochi
Kartu Peserta JLPT N4 Surabaya Juli 2019 @SansInochi

Oh iya, bagi yang belum tau. JLPT itu terdiri dari 3 sesi dimana setiap sesi akan diberikan jeda istirahat.

Disini saya mengalami sedikit insiden.

Ketika di sesi pertama, kan lembar jawaban nya ada 3 lembar dan harus disobek 1 lembar dan sisanya diletakkan dibawah meja kita, semua orang meletakkan lembar jawaban nya di kolong kaki meja yang berdekatan dengan kursi.

Saya pun meletakkan nya disana, tapi karena kecerobohan saya lembar jawaban yang kedua terinjak oleh kaki saya dan membuat lembar jawaban membekas cap sepatu. wkwk

Saya coba hapus dengan penghapus, meskipun akhirnya masih tetap berbekas.

Singkat cerita saya mengerjakan ujian dengan lancar dan tanpa kendala apapun di soalnya, namun karena insiden terinjak tersebut.

Ketika ada teman saya yang bertanya tentang ujian JLPT nya gimana? Saya pasti menjawab pertanyaan semua teman saya dengan jawaban “Aku PD bisa lulus kalau lembar jawabanku lolos, karena kemarin sempat terinjak pas waktu ujian wkwk“.

Pengambilan Sertifikat

Tibalah waktu pengumuman hasil JLPT, dan Alhamdhulillah saya LULUS.

Tinggal menunggu pengumuman dari pihak Unesa untuk prosedur pengambilan sertifikatnya, singkat cerita email pemberitahuan pengambilan sertifikat sudah saya terima dan memutuskan waktu pengambilan.

Datang lagi ke Unesa Kampus Lidah Wetan, namun kali ini sudah punya pengalaman jadi tidak perlu menyediakan space untuk tersesat wkwk.

Sampai di kampus, saya menanyakan ke salah seorang mahasiswa tempat pengambilan sertifikatnya, dan saya langsung menuju ke ruang pengambilan.

Di depan ruang pengambilan sudah ada banyak anak yang mengantri, dan saya sempat ngobrol dengan salah seorang anak mungkin 1-2 tahun diatas saya yang ternyata ambil sertifikat level N2.

Nah anak ini minta untuk lihat hasil nilai ujian saya, oke saya tunjukin ke dia.

Dia berkata “Wah ini harusnya kamu bisa ambil N3 mas“.

Disana saya mulai memiliki keyakinan untuk melanjutkan ke level N3 di bulan desember hehe.

Sertifikat telah saya terima dan saya bangga banget menerimanya.

Sertifikat JLPT N4 @SansInochi
Sertifikat JLPT N4 @SansInochi

Pengalaman Ujian JLPT N3 di Surabaya

Perjalanan selanjutnya saya mulai, tapi agak berbeda dengan ujian JLPT sebelumnya, banyak banget yang saya lalui di saat N3 ini wkwk. Nanti deh sambil saya ceritakan.

Hal yang membuat saya yakin untuk mencoba challange ke N3 adalah beberapa hal berikut ini.

  1. Ingin terus melangkah ke level selanjutnya.
  2. Hasil JLPT N4 yang saya dapat memuaskan.
  3. Saya merasa soal JLPT N4 sebelumnya masih cukup mudah.
  4. Ada salah seorang anak (yang pas ngambil sertifikat N4) yang mengatakan saya harusnya bisa ambil N3.

Namun ternyata kenyataan nya berbeda dengan apa yang saya perkirakan.

Persiapan Sebelum Test

Untuk mempersiapkan ujian kali ini, saya tidak melakukan nya seperti N4 kemarin, karena saya merasa butuh untuk belajar banyak kanji, kosa kata, tata bahasa dan lain sebagainya.

Akhirnya saya membeli buku persiapan N3 dari Gakushudo.

Namun ternyata perjalanan nya gak semudah itu, saya gak belajar segiat yang saya ekspektasikan sebelumnya.

Hal ini yang gak boleh kamu lakukan.

  • Malas belajar.
  • Merasa bakal mudah sehingga cenderung meremehkan.

Sayangnya dua hal diatas saya lakukan kemarin, yang mengakibatkan banyak hal. Nanti saya ceritakan di bagian setelah ujian.

Semingguan sebelum ujian, saya sempat mengajak beberapa teman facebook saya yang juga mengikuti kegiatan JLPT di Unesa periode kedua di tahun 2019.

Nah, singkat cerita sampai ketika H-1 ujian saya masih santai santai belajarnya, dan persiapan nya gak seribet pas pertama kali karena saya sudah hafal rutenya.

Sudah 2 kali ke Unesa Kampus Lidah Wetan, ketika ujian N4 dan pengambilan sertifikat. Jadi sudah punya pengalaman perjalanan nya lah.

Ketika Ujian Berlangsung dan Setelah Ujian Selesai

Saya sudah sampai ke Unesa Kampus Lidah Wetan cukup pagi karena sudah tidak nyasar, sekitar jam 7.30 pagi, dan langsung menuju ke papan pengumuman untuk cari tau dimana ruangan saya mengerjalan ujian.

Ketemulah ruangan nya.

Daftar Nama JLPT N3 Surabaya Desember 2019 @SansInochi
Daftar Nama JLPT N3 Surabaya Desember 2019 @SansInochi

Setelah itu saya mencari tempat untuk belajar mengingat kanji sambil menunggu ruangan nya dibuka.

Sekitar 1 jam berlalu barulah ruangan dibuka, langsung saja saya dan peserta lain masuk ke ruangan ujian, berbeda dengan pas ujian N4.

Saya sudah memiliki bahan pembelajaran yang bisa saya pelajari sebelum ujian. Berikut ini meja ujian saya.

Kartu Peserta JLPT N3 Surabaya Desember 2019 @SansInochi
Kartu Peserta JLPT N3 Surabaya Desember 2019 @SansInochi

Disini saya sambil melihat video kanji N3 dari channel youtube Japanesepod101.

Ujian pun dimulai, ujian nya berjalan terjal. Di sesi 1 masih cukup mudah karena tidak banyak kanji dan bacaan nya.

Sedangkan untuk sesi 2, disinilah saya mulai kehilangan rasa percaya diri. Banyak sekali kanji yang tidak bisa saya baca dan parahnya Dokkai (Reading) kan banyak banget text bacaan nya, kanji semua lagi wkwk.

Wah saya mulai frustasi dengan soalnya, saya isi semampunya saja dan sudah tidak ada lagi harapan untuk lulus N3, bahkan pikiran saya waktu itu sudah gak mungkin lulus ini.

Sesi 2 selesai dengan penuh penyesalan, kenapa saya gak belajar lebih giat lagi.

Sesi 3 dimulai, yang merupakan sesi Choukai (Listening). Saya yang sudah kehilangan harapan baik untuk lulus tiba tiba mulai semangat lagi, karena disini tidak menggunakan Kanji, jadi saya mengerti soal dan jawaban nya tanpa banyak membaca huruf Kanji.

Ujian pun selesai, saya tetap kehilangan harapan untuk lulus di Ujian JLPT N3 kala itu.

Nah cerobohnya saya, saya melupakan acara ketemuan sama teman teman facebook saya. Karena waktu itu bertepatan dengan Ciputra Bunkasai (Event Jejepangan gitu) dan salah satu teman saya ada yang buka boot jualan disana.

Waktu setelah ujian, tanpa pikir panjang saya langsung menuju ke Universitas Ciputra untuk refreshing setelah ujian, entah nonton perform atau ke maid cafe wkwk.

Untuk teman saya Rizhuu dan Rizal yang tidak jadi saya temui kala itu, jika kalian membaca ini saya mohon maaf atas kejadian ini _/\_ sebenarnya saya ingin sekali bertemu dengan kalian.

Semoga di lain kesempatan kita bisa bertemu dan sharing banyak hal.

Pengambilan Sertifikat

Karena saya setelah ujian sudah tidak pernah mengharapkan apapun, jadi saya tidak terlalu menantikan pengumuman hasil JLPT N3 yang akan muncul di bulan Februari.

Namun di suatu pagi hal yang tak terduga duga terjadi, kala itu saya sedang membaca grup facebook WkwkJapan.

Dan Tanaka sensei mengepost tentang persiapan cek hasil JLPT nanti jam 10 pagi.

Karena udah terlanjur tau, saya tetap akan cek jam 10 pagi meskipun saya tidak punya harapan untuk Lulus.

Ketika jam 10 pagi datang, langsung saya cek. Dan ternyata LULUS dong 😀 Alhamdhulillah, rasa kecewa saya berubah menjadi kebahagiaan yang sangat besar, ternyata point kurang saya di sesi kedua bisa tertolong oleh point bagus yang saya peroleh di sesi ke 3.

Bagi kamu yang ingin belajar Choukai (Listening) dari anime. Kamu bisa baca tulisan saya tentang Tips Belajar Bahasa Jepang dari Anime.

Sertifikat N3 juga sudah saya ambil.

Sertifikat Muhammad Maulana Ahsan JLPT N3
Sertifikat JLPT N3 @SansInochi

Ucapan Terima Kasih

Terakhir, saya mau berterima kasih kepada sensei dan teman saya yang selama ini membantu saya dalam Belajar Bahasa Jepang.

Terima Kasih Rizhuu Sensei

Pemilik dan pengelola blog Bahasa Jepang Bersama, blog tersebut banyak membantu saya dalam belajar bahasa Jepang dahulu ketika baru memulai belajar.

Mulai dari kosa kata, tata bahasa, kanji, review aplikasi dan banyak hal lainya.

Terima Kasih Teman teman NiKu (Nihongo Kurasu)

Grup NiKu ini berbasis di LINE dan juga masih di admini oleh Rizhuu sensei dan beberapa admin lain, saya sangat menikmati kelasnya, terima kasih juga saya ucapkan untuk teman sekelasku dulu Litch-san, Ayu-san, Basu-san dan lainya yang tidak bisa saya sebutkan satu satu.

Terima Kasih Hiro K Sensei

Salah satu channel youtube yang saya ikuti dari awal untuk belajar Bahasa Jepang adalah channel Hiro K.

Karena pengajarnya adalah orang Jepang asli dan materinya sangat cocok dengan saya, sehingga saya bisa belajar banyak hal dari channel tersebut.

Saya bahkan juga pernah email Hiro-sensei beberapa kali untuk bertanya, email saya dibalas dengan baik, jawaban nya juga membuat saya makin mengerti.

Terima Kasih Tanaka Yushi Sensei

Beliau adalah pemilik dan pengelola Website belajar bahasa jepang terlengkap di Indonesia yaitu WkwkJapan.

Materi yang paling lengkap dan disajikan secara gratis, mulai dari level N5 sampai dengan N1. Dibuat oleh orang yang kompeten di bidang bahasa Jepang, jadi gak usah khawatir dengan ke legitan nya.

Selain itu, beliau adalah pengurus dari grup facebook Belajar Bahasa Jepang bersama Guru Orang Jepang.

Saya yakin kamu akan betah jika join di grup tersebut. Sensei nya asik, membernya juga asik 😀

Terima Kasih Teman Teman Saya Lainya

Terakhir, saya ucapkan terima kasih kepada teman teman saya yang lain yang terlibat dalam perjalanan saya Belajar Bahasa Jepang.

Teman teman dari grup wkwkjapan, meskipun saya jarang ikut komen tapi saya sering ngakak sambil belajar melihat konten di grup yang disertai komen kalian.

Hanifa-san yang selama ini mendengar keluh kesahku dalam belajar bahasa Jepang wkwk. Beserta terima kasih kepada teman teman lainya.

Semoga semangat dan ilmu kalian menjadi pahala karena membantu teman teman yang lain.

Sekian cerita dari saya tentang Pengalaman Ujian JLPT Level N4 & N3 (+Pengambilan Sertifikat) semoga bermanfaat untuk kamu yang membaca tulisan saya ini.

Baca Juga Artikel Lainya:
Tips Menghafalkan Huruf Kanji
Belajar Bahasa Jepang dari Anime
Belajar Bahasa Jepang Lebih Cepat

Sampai jumpa di postingan Bahasa Jepang Asik selanjutnya.

Saya update dan sharing tentang Bahasa Jepang juga di Instagram. UPDATE SETIAP HARI.
Follow ya minna, yang ingin tanya tanya bisa langsung DM aja.

Follow IG @SansInochi

Jangan Lupa Share Artikel Ini ke Teman Kamu.
Muhammad Maulana Ahsan Seorang pelajar Bahasa Jepang yang menyukai Anime dan Jejepangan, dan sekarang sedang mendalami dunia online marketing.

6 Replies to “Pengalaman Ujian JLPT Level N4 & N3 (+Pengambilan Sertifikat)”

  1. Sangat menginspirasi ceritanya. Waah setahun ikut 2 kali JLPT dan selalu lulus ya, mantappu.

    Sayang banget ya kemarin gagal ketemu. Semoga next time deh. Mungkin Desember nanti. Kalau gak dibatalin juga karena Corona sih😄.

    Semoga Indonesia dan dunia cepat normal lagi.

    1. Iya di tahun kemarin ikut 2 kali Alhamdhulillah, semoga aja sih tahun ini bisa nyoba N2 hehe 😀 harus belajar lebih giat

      Aamiin, semoga corona cepat selesai dan next time kita bisa saling sharing hehe 🙂

  2. Keren banget. Menginspirasi. Jadi pengen kerja keras ambil N4 juga. Eh apa N5 dulu ya hehe. TfS

  3. Mungkin pepatah jepang yang cocok untuk mas adalah
    好きこそものの上手なれ。

    Sukses selalu mas, sangat menispirasi 👏

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *